//
you're reading...
Sajak Gelap

MENYERPIH

MENYERPIH

Seserpih luluh lantak
Dari serpihan-serpihan perih
Ada keluasan tak terhingga menjadikannya terhimpit.
Segala duka tersembunyi dalam tirai-tirai samar mengawini amarah

Aku menjangkaumu
Tapi kau menjauh penuh malu ragu
Aku memanggilmu
Tak bergeming kau melukaiku!
Aku pun merayu sungguh
Kau membisu batu angkuh
Hampir saja menguap

Serpih perih merintih
Ditikam sedih
Meraung-raung dalam sunyi
Menggetar menggelegar dzikir
Melintasi selaksa tabir
Menjumpaimu di simpang akhir

Aku serpih yang tak terhenti
Hingga sunyi menjemput mati

Bulaksumur, 28 Desember 1999

About Gempur

Saya manusia biasa tapi punya mimpi luar biasa

Diskusi

2 thoughts on “MENYERPIH

  1. telah lahir penyair baru abad ini. saya angkat topi untuk anda.

    Posted by pRam Cotex / x6 / 30 /10612221 | Januari 5, 2007, 11:54 am
  2. waduh klo yang ini saya sedikit gak ngerti… cuma ngerti kata kata mati…
    waduh pak… ajari bikin kata kata yang buat orang luluh donk pak..
    keren banget ,,,.
    ku slalu nunggu hari kamis buat baca puisi- sajak2 dan cerita cintanya bapak…
    keren2,,..
    sama romantisnya kaya pacar saya… heheheheh

    Posted by risky indah | November 15, 2007, 9:32 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: