//
you're reading...
Aktifitas

Reuni Singkat

Dini hari Minggu pukul 2 lewat sedikit, dua teman lama di yogya, baru beranjak dari rumahku. dulu kami satu kos2an di daerah Gejayan Djodja, kuliah di kampus yang sama pula. sebenarnya masih ada beberapa teman lagi yang satu komunitas kecil, hanya pada kesempatan baik ini, hanya kami bertiga saja.

kebetulan salah satu temanku datang ke surabaya dalam rangka liputan acara kontes robot di its, wakil dari republika, ismail lazarde, nama populernya. yang satu lagi kebetulan memang sekota denganku, pengusaha muda yang lumayan sukses untuk ukuran seseorang yang memulai pekerjaannya bermodal nol, di dunia yang sungguh jauh dari apa yang dulu kami tekuni semasa perkuliahan. marketing properti yang menurutku kelas atas, manan atau aan panggilannya.

Mulanya dari telepon Ma’il jum’at malam yang mengabarkan kalo ia ada tugas ke surabaya, nanya bisa kumpul apa nggak? pasti kujawab bisa, betapapun sibukku, untuk seorang teman lama yg senasib sepenanggungan, tak kan kulewatkan kesempatan ini untuk berkumpul.

Teringat, sesekali ngliwet nasi dan masak sayur bareng swaktu di kos.. main kartu dari abis isya sampe pagi. minat kami waktu itu main troof, poker dan remi.. sebenarnya ada satu lagi yang kami suka tapi kami tak pernah bisa benar2 memahami permainannya, bridge..

Sabtu Pagi setiba di juanda, ia langsung calling aku, tanya ada mobil gak untuk jalan2, berhubung ekonomiku masih morat-marit, kujawab tak ada. aku tanya balik, napa mesti pake mobil, ternyata dia bersama teman2 media lainnya. aku minta ia calling manan saja, krn dia yg punya mobil. finally, jadi juga ketemu.

Setengah jam jadi wartawan gadungan

Agak lama juga nunggu, ada dua dari temannya ade yang kukenal baik, mas willy dari suara pembaharuan dan mas rudi dari humas depdiknas. keduanya aktif mengajak aku turun ke arena, berbekal kamera Ma’il dan keplek dari pers republika, aku ikut nimbrung di arena.. tak ada teguran tak ada sapaan, yang ada senyuman dari sekeliling. baik dari peserta, juri, panitia maupun wartawan dari media lain. sementara Ma’il di ruang press room menulis berita untuk laporan ke redaksi. hehehehehe, ternyata wartawan enak jugaaaa, eehhhmmmmmmm..

sedikit dari arena, mas willy bercerita, saat pers conference di diknas, pak satriyo dirjen dikti, ditanya olehnya, kapan Indonesia siap menjadi negara penyelenggara kontes robot internasional? jawab pak satrio, targetnya 2008, tapi kemudian diundur hingga 2010. mas willy lanjut bertanya, kenapa diundur sementara vietnam saja, negara gurem, mau dan mampu menjadi penyelenggara kontes robot tahun 2007. jawab pak satrio, kita belum siap, anak2 kita belum siap, masak negara penyelenggara nggak dapat juara, jawabnya pendek. mas willy mencerca lagi, artinya Indonesia takut kalah ya, Pak?! pak satrio langsung menjawab, bukan begitu maksudnya.. dan tret tet tet.. dst. mas willy melanjutkan ceritanya, menurutnya, pejabat negeri ini masih meragukan kemampuan diri, nggak pede, atau kalo nggak, ujung2nya terganjal persoalan politik. masih menurutnya, untuk mengadakan kontes semacam itu dan bertaraf internasional, butuh dana besar, dan itu harus masuk ke meja dpr, dan kalo sudah masuk dpr, udah sarat muatan politisnya dari pada muatan pendidikannya.. vietnam saja berani, tanpa harus menang meski mereka penyelenggaranya, kenapa Indonesia sebesar ini nggak berani???.. komentar dari hati saya.. ehhmmmmmmmmmm..

Masih sok sibuk jeprat jepret tampilan robot berkaki dan beroda yang kebingungan mencari api, saya sempat mengabadikan salah satu kontestan dari PENS ITS yang gemilang atas kepintaran dan kecepatan robotnya mencari bayi dan mencari api serta kembali ke tempat asalnya. kegembiraan yang layak. lama saya sdh tak merasakan apa yang mereka rasakan.. emmhhhh… saya juga sempat menangkap wajah gusar dan kecewa kontestan UGM dengan robot berkaki mereka yang lambat jalannya.. aduh maaasss, jangan aplikasikan mobilitas jogja yang rendah ke robot dong! mati aku.. emmhhhh, teringat di jogja, bagaimana lambatnya waktu berjalan di kehidupan jogja, pasar yang baru rame jam 6, hiruk pikuk yang mulai terdengar jam 6, atau tiadanya angkot selepas maghrib kecuali taksi dan ojek.. ehhhhmmmmm.. jogjaaaaaa jogjaaaaaaa..

capek di arena aku naik ke press room, ngenet sebentar, boring juga, saya turun keluar gedung dan nongkrong nyruput kopi bareng manan.. kali ini, tak luput juga akhirnya dapat wejangan dari pengusaha muda yg merangkak menjadi orang besar, ehhhmmmm, bagus kok, dari pada ngikuti seminar mahal dari seorang motivator, mending ndengerin teman yang satu ini, riil bagi saya dan teman2 saya menjadikannya contoh sukses..

Nostalgia nge-kos di Yogya

setelah makan kami langsung cabut ke kandangku, merayakan pertemuan singkat kami, jam 12 malam tepatnya, nyampe rumah. minuman isotonik dan vitamin dan kartu remi sudah menunggu. bertiga ditambah adikku, klop sudah, main truf, tak mau ketinggalan, zakka terbangun dan ikut nongkrong, hahahahahahahahaha… selama 2 jam penuh kami tertawa di tengah keheningan malam hingga menjelang jam 2.10. Ma’il dan Manan pamitan pulang, dering hp istri Manan mengingatkan untuk segera pulang, kasihan sendirian, meski kami bertiga sudah minta izin. tapi, kami sudah merayakan reuni bertiga sebagai bujangan selama di perjalanan. dulu, kami pernah bertiga boncengan menuju kost naik motor butut RC100-nya Manan, pun, kini kami bertiga naik chevrolet-nya Manan dengan dentuman musik hingar bingar. bedanya, dulu di jalanan jogja, kini di jalanan surabaya.

Selamat berjuang kawan, apa pun nasib kita, sebaik atau seburuk apa pun diri kita, sedalam apa pun jurang ekonomi yang memisahkan kita. satu hal yang pasti, kita tak pernah melupakan persahabatan. kita tak pernah kehilangan nurani untuk tetap berpihak pada kebenaran dan kebajikan.. Satu hal yang pasti kuingat sepanjang masa dari kalian hanyalah kesederhanaan dan dari kalian pula terucap ‘kebahagiaan terbesar adalah memberi’.

About Gempur

Saya manusia biasa tapi punya mimpi luar biasa

Diskusi

One thought on “Reuni Singkat

  1. Pak reuninya menarik bisa dicontoh sedikit nihhhhhhhhh

    Mas admin berkata:
    Besok, kalo dah jadi alumni… tiru saya…hehehehehe…..

    Posted by Wahyu Agung | Juni 11, 2007, 12:23 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: