//
you're reading...
Aktifitas, Aku dan Pikiranku, Sketsa

LEMBARAN BARU

Setelah melalui prosesi tahun baru yang melelahkan hingga menyebabkan saya istirahat di rumah selama 3 hari tidak masuk kerja dan melalui proses yang melelahkan, saya akhirnya memutuskan untuk mengubah cara nge-blog saya.

CARA LAMA [BLOGGING Ver.1.07]

Pertama

Melakukan blogging untuk pembelajaran dan sekedar menuliskan apa yang memang menurut hati saya layak untuk dikeluarkan tanpa mempertimbangkan apa manfaat bagi diri sendiri juga untuk orang lain. Layak konsumsi apa tidak. Mengingat, kebanyakan posting blog saya selama ini lebih banyak mengungkap keseharian saya dengan aktifitas pengajaran dan murid-murid saya tanpa mempertimbangkan pembaca lain yang mungkin merasa tak perlu mampir apalagi berkomentar. La wong isinya ya itu-itu aja. hahahahahahaha

Kedua

Posting artikel yang bersifat umum dengan tema sosial seringkali membawa pesan yang absurd dan sering terasa melawan mainstream, sehingga menurut beberapa kawan dekat, layak untuk dirombak. Istilah kawan saya, ‘mending jangan menggempur orang lain, gempur saja dirimu sendiri’.

Ketiga

Beberapa posting dirasa oleh kawan dekat saya terlalu menggurui dan terlalu gamblang dalam bersikap. Masih menurut mereka, ‘masih ingat kaidah sastra yang dianggap baik? sastra yang baik selalu mengembalikan penilaian kepada nurani pembaca, hasil akhir serahkan pada pembaca, jangan medikte pembaca apalagi menggurui, santunlah dalam menyampaikan karena itu kunci silaturrahim yang sukses’. Dan masih panjang lagi kata-katanya, namun, saya menyadari, bahwa saya selama ini terlalu ekspresif dalam bersikap. Bahkan reaksioner tanpa pikir panjang, blak-blakan cenderung menyakiti hati. Tentunya bagi yang terserang dengan artikel saya.

Untuk itu, dengan ini saya luncurkan nge-Blog cara baru, jelasnya untuk saya pribadi bukan untuk orang lain. Meski tentunya, cara saya ini sudah pernah digunakan oleh orang lain. Tapi, jelas baru bagi saya untuk memberi arah yang jelas dalam blogging.

CARA BARU [BLOGGING Ver.2.08]

Pertama

Saya menetapkan, tahun 2008 sebagai tahun kembali belajar, membaca dan menuliskan kembali hasil membaca saya untuk kemudian didiskusikan. Oleh karenanya, mesti harus ada kategori ‘belajar’ dan ‘diskusi’ untuk artikel saya. Aktifitas ‘membaca’ itu sendiri bisa diartikan sebagai ‘membaca’ dalam arti ‘harfiah’ yang mudah-mudahan memiliki porsi 75%, sementara membaca dalam arti kontekstual, membaca keadaan, lingkungan, situasi dan kondisi yang ada di sekitar saya yang akan memiliki porsi 25%. Walaupun sulit dalam praktiknya, saya tetap optimis untuk memulainya. SAYA HARUS BELAJAR MEMBACA LAGI. Salah satu aktifitas yang terkait dengan membaca adalah membaca artikel dari blog. Tentunya artikel yang syarat muatan ilmu dan mengundang diskusi yang menarik. Untuk yang satu ini, jelas saya terinspirasi Bung STR, meski blog-nya sudah collapse ganti yang baru, namun isinya sarat ilmu dan menarik untuk didiskusikan.

Kedua

Saya putuskan untuk membuat artikel berkaitan dengan dosa-dosa saya. Tentunya sulit, Bunuh Diri namanya, tidak ada ceritanya orang menulis mengungkap kebobrokannya sendiri. Yang ada menulis kebaikan diri sendiri dan jelasnya pembentukan citra. Tapi, tahun ini saya ingin berbeda. Saya ingin mengungkap sisi gelap seorang yang bernama gempur.

Ketiga

Saya ingin kembali menekuni dunia sastra yang dulu sungguh sangat saya cintai. Meski terbatas sekedar menjadi penikmat dan bukan penghasil karya sastra. Kecintaan itu masih membekas dalam diri saya meski kini sudah jarang bahkan tak pernah untuk sekedar membaca teks sastra apalagi menghasilkannya. Karena, sastra bukanlah karya biasa menurut saya. Karya yang dilahirkan dari segenap hati dan jiwa pembuatnya. Untuk memulainya, saya akan kembali belajar membaca teks sastra, kalau perlu mampu menghasilkannya. Yang ini saya bercermin pada pak Sawali, terinspirasi pak Kurtubi yang bikin cerpen dan puisi, yang juga tak lepas dari peran pak Aljupri dan Pak Ersis yang secara khusus mengadakan lomba puisi cinta.

Keempat

Tahun ini, saya akan memulai belajar menulis dengan bahasa yang lebih halus, berharap menjadi orang yang terlihat lebih ‘sok’ bijak dalam melihat sesuatu. Satu hal lagi, saya berharap bisa lebih humoris lagi dalam menulis. Humoris tentunya memiliki rasa tersendiri. Meski sulit, tetap saya upayakan menuju ke sana. Nah, yang ini jelas ciri khas para budayawan dan tentu salah satunya milik pak sawali, otokritik yang menyejukkan.

Terakhir, semua tak lepas dari aktifitas ‘menulis’ yang kata pak Ersis itu mudah, dan memang sebenarnya sangat mudah. Hanya yang sulit adalah kemasannya dan muatan berbobot yang menjadikannya harus dipikir ulang bagaimana cara menyajikannya.😉

Wallahu A’lam

About Gempur

Saya manusia biasa tapi punya mimpi luar biasa

Diskusi

31 thoughts on “LEMBARAN BARU

  1. Saya juga tak tahu cara menulis blog yang baik. Jika menulis makalah untuk dipresentasikan dan dinilai, topiknya harus up to date, menarik, seperti halnya magnet, yang membuat setiap orang ingin diskusi….ini aturan pelatihan dan pendidikan ditempatku.

    Dari postingan di blogku, yang menuai banyak komentar adalah yang santai, yang pembaca merasa terlibat dan merasa punya kesamaan, sehingga bisa komentar. Menulisnya lebih mudah, karena memang tulisan santai.
    Tulisan yang “agak serius” namun di buat santai, menulisnya perlu waktu, agar tak menjadikan salah persepsi. Pengunjungnya banyak (karena merupakan ilmu), tapi yang komentar nyaris tak ada.

    Jadi sebetulnya kita tinggal memilih, mau seperti apa? Saran saya, tak perlu buat yang kontroversial (yg komentar banyak), tapi buatlah sesuatu yang berguna bagi orang lain, entah dibaca apa tidak….karena ini bisa merupakan amal anda.

    Posted by edratna | Januari 4, 2008, 7:01 am
  2. ***Maz Gempur: Yah mudah. Pendidikan dan mindset kita telah terpola how to know bukan how to do. Teori melulu, ini-itu, bukan menjadikan kita manusia. Lihat tu semakin banyak PT pertanian, hutan gundul. Lulusan terbaik tehnik jadi buruh di MNC, guru sastra ngajarkan Shakespire sampai Rabinranat Tagore, nulisnya mandul. Kita kita rubah dengan melakukan, seperti Rasulullah. Teori itu adalah amanah dari Allah SWT.

    ***Edratna Saya juga tak tahu cara menulis blog yang baik. Jika menulis makalah untuk dipresentasikan dan dinilai, topiknya harus up to date, menarik, seperti halnya magnet, yang membuat setiap orang ingin diskusi ….

    Saya setuju ini, biara saja orang menilai dan menikmati. Teori itu perlu tapi tidak penting, karena bisa jadi belenggu. Sebelum ada teori yang ada adala pikiran, dan teori bukankah formulasi pikiran?

    Posted by Ersis W. Abbas | Januari 4, 2008, 7:48 am
  3. wah semangat nya keren nih.
    dukung deh.
    di tunggu karya sastranya.

    jangan biarin apinya padam yah om.
    saya harus banyak belajarnih di sini.😀

    Posted by bedh | Januari 4, 2008, 8:49 am
  4. Saya sampe sekarang blom bisa nulis bagus…😦

    Posted by Praditya | Januari 4, 2008, 1:26 pm
  5. tetap semangat ngeblognya pak gempur. masukan temen2 saya kira bagus juga. tapi visi ngeblog memang * halah * perlu dipertajam. mao dibawa ke mana, sekadar blog untuk curhat, berbagi, berdiskusi, atau brainstorming. * jadi malu sok tahu * kalo saya sih apa pun bisa ditulis kok pak. sastra ok, artikel iptek nggak masalah, bahkan curhat pun mantab. yang penting dijaga adalah mengikat hati pengunjung dg istiqomah mengupdate tulisan terbaru. saya yakin blog pak gempur dah ok banget. ttg style pak gempur yang ceplas-ceplos justru itu yang saya sukai kok, hehehehe😆 di luar mainstream? walah, saya kira pengunjung saat ini dah pada cerdas, pak, bisa mbedain postingan yang hanya cari sensasi atau yang bener2 ingin melakukan sebuah perubahan. * walah, maaf kok jadi ngelantur nih *
    pokoknya salam ngeblog, pak, dan tetap semangat!! mantab abis!!!

    Posted by sawali tuhusetya | Januari 4, 2008, 1:52 pm
  6. Wah kalo gitu aku tunggu postingan versi baroenya niey ^o^

    Posted by LiSan Skywalker | Januari 4, 2008, 3:13 pm
  7. mantap! saya ikut mendukung. boleh liat juga konsep saya tahun ini buat referensi 8)

    Posted by Siti Jenang | Januari 4, 2008, 4:25 pm
  8. gaya nulis saya kayak gmn yah?
    yg pasti ga berbobot!! :(( kapan yah bisa nulis yang bagus dan berbobot? *wondering mode: on

    Posted by verlita | Januari 4, 2008, 5:05 pm
  9. lembaran baru, pasti bakal lebih seru
    kami siap menunggu postingan baru.

    Posted by hadi arr | Januari 4, 2008, 5:41 pm
  10. intinya, kalo mau jadi bloger itu harus visioner! *halah*:mrgreen:

    Posted by STR | Januari 4, 2008, 6:06 pm
  11. # edratna

    Saya juga tak tahu cara menulis blog yang baik. Jika menulis makalah untuk dipresentasikan dan dinilai, topiknya harus up to date, menarik, seperti halnya magnet, yang membuat setiap orang ingin diskusi….ini aturan pelatihan dan pendidikan ditempatku.

    Kalo harus artikel blog uptodate dengan berita yang ada di media massa, banyak yang akan mengira, “ah, ini blog cuman ingin mendulang rating” hehehehehehehe… Tapi, tak apalah, dari pada tak ada yang ditulis.. dan kalau sebuah artikel/makalah harus menarik karena itu adalah aturan pelatihan dan pendidkan di tempat ibu, mbok saya boleh dikasih panduannya bu, pliiiiisssss! Matur nuwun sebelumnya..

    Dari postingan di blogku, yang menuai banyak komentar adalah yang santai, yang pembaca merasa terlibat dan merasa punya kesamaan, sehingga bisa komentar. Menulisnya lebih mudah, karena memang tulisan santai.
    Tulisan yang “agak serius” namun di buat santai, menulisnya perlu waktu, agar tak menjadikan salah persepsi. Pengunjungnya banyak (karena merupakan ilmu), tapi yang komentar nyaris tak ada.

    Yup, dan itu yang populer di kalangan para bloger, hehehehehehehe, termasuk saya, seringkali meninggalkan komentar normatif.. hahahahahahahaha.. Tapi, memang itulah saya, sukanya yang gak merepotkan.. Kalo pengalaman saya, artikel keras, kadang nyleneh, pasti jarang dan sepi komentar.. Tapi, dasar saya yang bukan seleb blog blog kali yah?! Saya sendiri ingin lebih serius membaca dan berdiskusi di blog.. Tapi, kadangkala terbersit rasa enggan dan malu bahkan gengsi kalau dikatakan gak kredibel dan gak pinter.. hahahahahahahaha… soalnya kalo bener2 terjadi diskusi terbuka dan serius, pasti ketahuan siapa yang lebih dari siapa.. hahahahahahaha..

    Jadi sebetulnya kita tinggal memilih, mau seperti apa? Saran saya, tak perlu buat yang kontroversial (yg komentar banyak), tapi buatlah sesuatu yang berguna bagi orang lain, entah dibaca apa tidak….karena ini bisa merupakan amal anda.

    Saya bikin yang kontroversial justru tak mendulang komentar.. hahahahahahahahahaha…

    # Ersis W. Abbas

    Yah mudah. Pendidikan dan mindset kita telah terpola how to know bukan how to do. Teori melulu, ini-itu, bukan menjadikan kita manusia. Lihat tu semakin banyak PT pertanian, hutan gundul. Lulusan terbaik tehnik jadi buruh di MNC, guru sastra ngajarkan Shakespire sampai Rabinranat Tagore, nulisnya mandul. Kita kita rubah dengan melakukan, seperti Rasulullah. Teori itu adalah amanah dari Allah SWT.

    Yah, namanya juga sekolah pak! Kapan sih ada ruang bebas untuk praktik! Kurikulum negeri ini ingin menjadikan anak bangsa seperti SUPERMAN, kebanyakan beban, teori mulu, ruang praksis dan sosialisasi jadi minim.. Malah, di kampus sastra lebih banyak dikembangkan menjadi pengamat sastra, bukan penghasil sastra lho pak! tapi, harus diakui, kalo mereka jago menulis artikel/makalah tapi tak jago sastra.. Karena memang sastra membutuhkan tangan yang berbeda dalam mengolahnya…

    # bedh

    wah semangat nya keren nih.
    dukung deh.
    di tunggu karya sastranya.

    jangan biarin apinya padam yah om.
    saya harus banyak belajarnih di sini.😀

    halah, sampean itu bisa aja.. saya ini masih kudu banyak belajar.. Guru-guru cyber sudah bertebaran dan menunjukkan eksistensinya..

    Makasih atas supportnya.. okeh, saya kan mulai menulis lagi sajak-sajak dan cerpen.. * padahal dulu tak pernah bisa.. hahahahahaha… *

    # Praditya

    Saya sampe sekarang blom bisa nulis bagus…

    Jangan merendah gitu, ah! buktinya, di tangan sampean, blog bisa begitu rame dan aktif.. berarti khan tulisannya membumi.. juga melangit seperti pak sawali dan pak kurtubi… la sementara saya, nyungsep ke dasar jurang.. hahahahahahaha

    # sawali tuhusetya

    tetap semangat ngeblognya pak gempur. masukan temen2 saya kira bagus juga. tapi visi ngeblog memang * halah * perlu dipertajam. mao dibawa ke mana, sekadar blog untuk curhat, berbagi, berdiskusi, atau brainstorming. * jadi malu sok tahu * kalo saya sih apa pun bisa ditulis kok pak. sastra ok, artikel iptek nggak masalah, bahkan curhat pun mantab. yang penting dijaga adalah mengikat hati pengunjung dg istiqomah mengupdate tulisan terbaru. saya yakin blog pak gempur dah ok banget. ttg style pak gempur yang ceplas-ceplos justru itu yang saya sukai kok, hehehehe di luar mainstream? walah, saya kira pengunjung saat ini dah pada cerdas, pak, bisa mbedain postingan yang hanya cari sensasi atau yang bener2 ingin melakukan sebuah perubahan. * walah, maaf kok jadi ngelantur nih *
    pokoknya salam ngeblog, pak, dan tetap semangat!! mantab abis

    Ini yang saya maksud, pencerahan datangnya gak di mana dan ke mana, santunnya njenengan itu loh yang bikin saya iri abiz.. visi dalam blogging sedang saya godog ulang, meski jelas sebenarnya tercantum di header blog saya. Saya bahkan ingin berganti nama dari ‘Gempur’ menjadi entah apa.. karena nama ini mengisyaratkan semangat sekaligus kekerasan.. hehehehehehe.. tapi, itu yang mewakili hati dan pikiran saya, istiqomah untuk ‘menggempur’ pikiran dan aksi jahat diri saya..hehehehehe…

    Tetep semua akan berjalan seperti sedia kala pak! hanya porsi dan gaya bahasa yang akan saya asah lagi.. Sebenarnya ingin tetap seperti yang kemarin: Memungut remah-remah remeh kehidupan untuk membangun kembali makhluk yang bernama manusia dan kemanusiaan.. Tetap membicarakan yang remeh-remeh tapi tetap untuk konstruktif. Hanya mungkin derajat remeh itu harus ditingkatkan ya pak?! Agar tak lagi menjadi remeh! hehehehehe

    # LiSan Skywalker

    Wah kalo gitu aku tunggu postingan versi baroenya niey o

    OKe, makasih, ini sedang dalam taraf pengerjaan, tunggu aja sambil minum teh atau tidur hehehehehe.. yang jelas butuh waktu penyesuaian.. mohon maklum..

    # Siti Jenang berkata

    mantap! saya ikut mendukung. boleh liat juga konsep saya tahun ini buat referensi

    Oke banget konsepnya, Pak! tapi saya tak berani sejauh itu untuk sementara ini.. takut mandeg di tengah jalan, saya belum realistik menerapkan konsepnya, meski kalaupun bisa, tak bisa kontinyu.. maklum pak, terlalu cethek ilmu saya.. hehehehehe

    # verlita

    gaya nulis saya kayak gmn yah?
    yg pasti ga berbobot!! ( kapan yah bisa nulis yang bagus dan berbobot? *wondering mode: on

    Halah, ini juga.. la wong tulisan dah sip gitu kok dibilang gak berbobot.. saya juga masih kudu banyak belajar kok, mari tetapkan tahun ini sebagai tahun kembali belajar.. hehehehe.. soale, tahun kemarin saya malas belajar..

    # hadi arr

    lembaran baru, pasti bakal lebih seru
    kami siap menunggu postingan baru.

    Jadi malu nih! seniman kondang dah mampir ke sini.. ampuuuunnnn, serius saya malu…😉

    # STR

    intinya, kalo mau jadi bloger itu harus visioner! halah

    Akhirnya, njenengan bangkit dari kubur juga! hahahahahahahaha.. Salut tenan karo sampean, istilahnya ‘progressive revoluisoner’.. teringat masa muda saya dulu yang sungguh jauh dari sampean hahahahahahahaha.. Butuh berjuta-juta STR untuk membuat bangsa ini bangkit lhooo.. percaya saya..! Oke deh, saya akan belajar menjadi orang yang lebih visioner.. hahahahaha

    Posted by Gempur | Januari 4, 2008, 7:46 pm
  12. saya dukung banget pak…
    sebenernya dari kacamata saya yang silinder setengah dan minus seperempat ini..blog bapak selama ini bagus..
    terkesan sangat jujur, lugas dan tidak bertele tele.
    saya sering menemukan kejutan mengasyikkan dari posting yang sudah sudah…walau ya agak monoton..tapi terima kasih sanget buat bapak yang sudah sukses membuat saya ingin belajar menulis…
    walaupun sampai saat ini saya tidak hanya belum mampu menulis blog dengan baik…
    bahkan menulis segala hal yang saya pikirkan pun selalu kocar kacir gak karuan…
    karena itu saya agak sungkan mereparasi blog saya yang gak menarik blas itu…
    mencibir pada muka sendiri,, sadar kalau menulis bukan hal yang mudah,,dan tidak mau membuat orang tambah bingung dengan tulisan saya..
    saya belajar,,,menulis apapun yang saya pikirkan,,,trus mulai nimbrung di forum lingkar pena…walau cuma ikut sekali,,,saya mau ikut lagi…bapak mau ikut?

    Posted by hanna | Januari 4, 2008, 7:52 pm
  13. # Hanna:

    saya dukung banget pak…

    Makasih dukungannya.. Kamu memang pengunjung dan pembaca sekaligus muridku sing paling setia hahahahahahaha

    walaupun sampai saat ini saya tidak hanya belum mampu menulis blog dengan baik…
    bahkan menulis segala hal yang saya pikirkan pun selalu kocar kacir gak karuan…
    karena itu saya agak sungkan mereparasi blog saya yang gak menarik blas itu…
    mencibir pada muka sendiri,, sadar kalau menulis bukan hal yang mudah,,dan tidak mau membuat orang tambah bingung dengan tulisan saya..
    saya belajar,,,menulis apapun yang saya pikirkan,,,trus mulai nimbrung di forum lingkar pena…walau cuma ikut sekali,,,saya mau ikut lagi…bapak mau ikut?

    Jangan bilang menulis itu sulit, tak lapornkan ke Pak Ersis lhoo hehehehehe…
    Mau dong ikutan lingkar pena… link-nya mana?

    Posted by gempur | Januari 4, 2008, 8:01 pm
  14. ada yang terlewat, Pak Guru!
    – meracuni murid ngeblog supaya lupa dengan pelajaran. Sungguh! itu adalah propaganda yahudi dan amrik serikat untuk merusak bangsa indonesia!:mrgreen: 😆 :mrgreen:

    – jadi, selama ini kau tidak tulus? ndak tulus kok sampek ngeracuni murid murid gitu!:mrgreen:

    *dibantai*

    Posted by chiw | Januari 4, 2008, 10:20 pm
  15. cara lama jgn langsung ditinggalkan secara drastis….
    pasti nanti suatu saat akan diperlukan dimasa-masa yg akan datang….🙂

    Posted by antar pulau | Januari 5, 2008, 2:33 am
  16. tahun baru… cara ngblog juga baru yah.
    Sukses deh

    Posted by ario dipoyono | Januari 5, 2008, 11:10 am
  17. # Chiw: ini komentar pembalasan yaaaa? Ampun deh kalo dah kena serangan balik seperti ini… hahahahahaha
    # antar pulau: Oke mas! sepakat, namanya aja versi upgrade, pasti masih menggunakan versi sebelumnya.. yg jelas bug dan error code harus diberesin.. bukan begitu?!😉
    # Ariodipoyono: makasih mas! blognya bagus lohh!😉

    Posted by gempur | Januari 5, 2008, 12:23 pm
  18. saya setuju banget neh,,,ma pendapat bapak
    saya seringkali mempunyai kata-kata atau suatu pemikiran akan hal yang ingin saya tulis.Tapi, selalu di saat yang nggak tepat.Misalnya, saya sedang mengalami suatu kejadin, nah,,,pasti ada kata-kata yang muncul di benak saya yang membuat saya ingin menuliskannya.Nah di saat seperti itu nggak ada barang yang di buat nulis.
    Enak paling ya, kalaw kita punya laptop,,,,bisa nulis kapan saja, dan bisa dimana saja toh…..

    Posted by desi | Januari 5, 2008, 1:18 pm
  19. huwahahahahah… bakalan gempurannya makin terasa. Kalau dulu menggempur orang lain sekarang ada keinginan menggempur diri sendiri.. hhihih kaya apa kang nantinya nih.

    Posted by Kurt | Januari 5, 2008, 1:44 pm
  20. Rupanya serius sekali nih kang Gembur bakalan berkolaborasi dengan bognya heheh …
    tapi kang inget benwithnya … tapi kalau gratisan sih ra opo2. Ohya kang, kenapa tidak diganti wp sajah… mungkin kalau wp bakalan bisa dilihat di botd.wordpress.com atau http://www.id.wordpress.com di sana akan ketahuan siapa2 yang menduduki top post hari ini…🙂

    terus pake wp bisa diliaht rssnya… ah saya sok tahu nih, padahal baru ngeh kalau ada id.wp

    Posted by Kurt | Januari 5, 2008, 1:53 pm
  21. # desi:

    saya seringkali mempunyai kata-kata atau suatu pemikiran akan hal yang ingin saya tulis.Tapi, selalu di saat yang nggak tepat.Misalnya, saya sedang mengalami suatu kejadin, nah,,,pasti ada kata-kata yang muncul di benak saya yang membuat saya ingin menuliskannya.Nah di saat seperti itu nggak ada barang yang di buat nulis.
    Enak paling ya, kalaw kita punya laptop

    sebenarnya pake hp juga bisa khan?! dulu sebelum punya PDA, saya pake hp untuk mencatat ide2 yang muncul. Baru setelah nyampe rumah, cari kertasa atau langsung buka kompi trus mengetikkannya… bisa dicoba tuh!

    # Kurt:

    bakalan gempurannya makin terasa. Kalau dulu menggempur orang lain sekarang ada keinginan menggempur diri sendiri.. hhihih kaya apa kang nantinya nih.

    Bentar lagi menggempur diri sendiri akan ditabuh genderangnya, postingannya sudah siap diluncurkan.. njenengan tunggu ajah!

    Ohya kang, kenapa tidak diganti wp sajah… mungkin kalau wp bakalan bisa dilihat di botd.wordpress.com atau http://www.id.wordpress.com di sana akan ketahuan siapa2 yang menduduki top post hari ini…🙂

    terus pake wp bisa diliaht rssnya… ah saya sok tahu nih, padahal baru ngeh kalau ada id.wp

    Sejujurnya, saya pengen pindah rumah, sudah ada di wordpress yang gratisan, bahkan hosting pun sudah ada tawaran yng murah meriah.. tapi apa daya, saya sangat menyayangi blog ini.. hehehehe

    Posted by gempur | Januari 5, 2008, 2:22 pm
  22. urutan versinya tuh dibuat berdasar apa?😀

    Posted by alief | Januari 5, 2008, 4:20 pm
  23. # alief: berdasar urutan dan tahun..😉

    Posted by gempur | Januari 5, 2008, 4:25 pm
  24. saya ngeblog juga baru belajar, tulisan saya mengalir saja kadang aturan tata bahasa maupun kaidah penulisan terlanggar total. dengan terus menulis mungkin nanti jadi makin rapi dan semoga semakin bagus hehehe..😉

    Posted by Totok Sugianto | Januari 5, 2008, 7:11 pm
  25. hidup selalu penuh dengan pembelajaran,
    setiap hari semakin berkembang dan lebih baik,seharusnya.
    semoga blog bapak seperti yang bapak harapkan

    Posted by rizky | Januari 5, 2008, 7:54 pm
  26. # Totok Sugianto: halah, la wong saya juga belajar lagi kok pak! hehehehehehehe.. Semoga harapan njenengan dan saya terkabul.. amin..

    # rizky: Amin, makasih supportnya yaa! Semoga rizky juga lebih baik dari tahun sebelumnya.. Amin.

    Posted by gempur | Januari 6, 2008, 1:30 am
  27. sip-sip, seandainya saja khuclukz bisa nulis sebagus pak gempur, mungkin bukan lagi khuclukz.com.. tapi apa yakz!!

    Posted by khuclukz | Januari 6, 2008, 2:12 am
  28. saya menulis atas nama Evan..Agak aneh ya..🙂
    oya maap pak guru, saya baru mampir di blog anda sekarang.
    soalnya lagi sakit. sekarang jg belum sembuh benar.
    salam kenal ya.

    Posted by papa evan | Januari 6, 2008, 1:08 pm
  29. wah.. pak guru punya cara baru yg pantas ditiru.. :d

    Posted by deteksi | Januari 8, 2008, 6:46 pm
  30. Semangat pak!!

    Posted by nFath | Januari 10, 2008, 9:29 am
  31. nice blog… For girls looking for partner?

    Posted by firstday | Mei 16, 2008, 7:26 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: