//
you're reading...
Budaya

Kebaikan yang Transedental dan Membumi

Ketika ada yang mempertanyakan, “Fur, kamu skrg kok berubah ya? kamu kok tak seperti dulu yang selalu berapi-api dan seringkali melawan mainstream, kenapa kok sekarang berbalik arah ya?”

Idealisme dan ideologi saya adalah KEBAIKAN yang bersandar pada transendent juga berpijak di atas bumi, insya Allah tak akan berubah. Jadi jika ada kebaikan yang tak transendent meski ia membumi, mari kita bicarakan. Juga bila ada kebaikan yang transendent tapi tak membumi, mari kita diskusikan dan cari titik temu atau titik kompromi. Jika tidak, mari kita berjalan di atas rel kita masing-masing dan tetap salingg menghormati.

dan lalu,

Jika ada yang datang ketika saya singgah dan hendak turut karena dalam perjalanan yg sama tujuannya, maka dengan tangan terbuka kusambut dia. Jika ada yang datang dengan ketidakbaikan berlawanan arah dengan tujuan saya, sebisa mungkin berhenti sejenak memberinya jalan untuk lewat.

Bila tak memungkinkan mari beradu bertubrukan saling mengumbar kekuatan.

Menang kalah itu persoalan berbeda.

Karena pada prinsipnya kebaikan dan keburukan sama-sama mengandung resiko, dan kata orang bijak: hidup itu pilihan. Seburuk apapun nasib, tetap saja ada pilihan. pilihan baik atau pilihan buruk.

Dan saya menetapkan hati utk terus berusaha setia pada kebaikan.

Selama beberapa tahun belakangan ini selalu menjadi bagian yang tidak dalam barisan mainstream. Tahun ini akan banyak adaptasi dengan pola pikir mainstream. Jika terlihat aneh, maafkan, saya jelata yang berusaha menyelami perasaan sesama jelata. Tak sedang larut dalam budaya populer, hanya berusaha memahami dan menegaskan betapa miskinnya referensi intelektual suasana batin saya.

About Gempur

Saya manusia biasa tapi punya mimpi luar biasa

Diskusi

7 thoughts on “Kebaikan yang Transedental dan Membumi

  1. bertentangan secara idealisme dan pemikiran itu biasa, secara personal jgn sampai ada pertentangan.

    Posted by mbah sangkil | Agustus 5, 2011, 2:00 pm
  2. teguhkan keyakinan atas diri sendiri. keep standing!
    follow your own heart, do not hear what other people say except if it is kindness🙂

    salam cantik🙂

    Posted by noni fyrdha | Agustus 6, 2011, 12:21 pm
  3. pak…..,

    poko’e tetep damai ae yaaa

    Posted by septian | Agustus 14, 2011, 8:48 pm
  4. SEMANGAT PAK…..

    Posted by LUKISAN MINIMALIS | Agustus 26, 2011, 4:45 pm
  5. hmm, kalo mnurut rima pribadi, rima org yg sperti pak ghofur (kcuali sisi galaknya🙂 ) pada dsarnya perbedaan itu indah apabila kita bisa memahaminya bersama2.bayangkan, kalo semua org di dunia ini trdiri dr org2 kaya’ pak ghofur, wihh… mgkin gak ada yg namanya (maaf)pngemis soalnya pada punya blog (bpak tau kn mksud saya😀 ). tp kalo smuanya org2 kya’ saya, mgkin saat ini msih tggal d gua😀

    Posted by Rima | September 2, 2011, 9:44 pm
  6. tettp dmai pak. smngat!

    Posted by To-sidrap | September 24, 2011, 7:44 am
  7. Teguhkan diri dengan pendirian kuat, asal tidak bertentangan dengan norma, kepp going on . .

    Posted by ervintewe | September 27, 2011, 3:36 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: